DPRD Sahkan Perda SMP 41 Madani Pekanbaru


Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sahri Menyerahkan Ranperda Kepada Wakil Walikota Ayat Cahyadi



DPRD Sahkan Perda SMP 41 Madani Pekanbaru

Senin, 21 Maret 2016 | 18:31
DPRD Sahkan Perda SMP 41 Madani Pekanbaru

wartariau.com, Pekanbaru - DPRD Kota Pekanbaru secara kelembagaan resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Sekolah Menengah Pertama Madani (SMP) 41 Madani menjadi Perda lewat rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Pekanbaru, Jalan Sudirman, Senin (21/3).
Rapat paripurna langsung dipimpin Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sahril SH. Ia didampingi dua wakil lainnya, Sigit Yuwono dan Sondia Warman. Kemudian disaksikan semua anggota DPRD Kota Pekanbaru
Hadir juga Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi SSi dan para pejabat eselon II dan III dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Pekanbaru. Semua anggota DPRD yang hadir menyatakan setuju di sahkannya perda tersebut.
Juru Bicara Panitia Khusus DPRD Kota Pekanbaru Hj Desi Susanti SSos, dalam laporan Pansus menyatakan, pihaknya telah melakukan kajian terhadap Ranperda tersebut. Dari pengajuan tersebut bahwa tercermin gagasan SMP Madani untuk mewujudkan Visi Walikota Pekanbaru sebagai Pekanbaru Kota Madani.
"Maka SMP ini nantinya akan menekankan kepada tahfiz dan menciptakan SDM yang Qur'ani," kata Desi.
Dalam pembahasannya, pansus memang memberikan beberapa catatan diantaranya, keberadaan SMP Madani ini nantinya diharapkan memperhatikan aspek keadilan, tidak ada dskriminatif terhadap pendidikan lainnya.
"Kemudian perlu juga diperhatikan aspek pembiayaan agar tidak bertentang dengan Undang-undang, seperti pengelolaan dana BOS dan penempatan guru," katanya.
Kemudian, keberadaan SMP Madani ini nantinya harus betul-betul dibutuhkan masyarakat dan dijalankan dengan baik. Dalam kesempatan itu, juga disampaikan penyempurnaan, seperti usulan awal Pemko Pekanbaru untuk nama SMP Madani yakni SMP 41 Madani, Pansus menilai agar tidak ada nomor dan SMP Madani tidak hanya untuk satu sekolah, tapi kedepan perlu dikaji agar seluruh SMP di Kota Pekanbaru bisa Madani dan harus memprioritaskan dari keluarga kurang mampu.
Dalam agenda ini, juga dilangsungkan pengesahan Rencana Peraturan Daerah Pembentukan Kelurahan Kota Pekanbaru.
Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi SSi, dalam penyampaiannya dalam rapat paripurna ini mengatakan, bahwa pihaknya sangat berterima kasih kepada Pansus DPRD Kota Pekanbaru yang telah bekerja keras membahas ranperda tersebut hingga bisa disahkan.
"Kami ucapkan terima kasih kepada pansus DPRD. Pembahasan sudah dilakukan dengan baik," kata Ayat.
Sumber Daya Manusia (SDM) handal, katanya, merupakan modal besar untuk pembangunan daerah, urusan pendidikan merupakan urusan wajib, maka perlu ada aturan hukum untuk SMP Madani ini.
"SMP Madani ini adalah sekolah tahfiz Qur'an. Menciptakan SDM yang Qur'ani. Dengan demikian, terciptalah SDM yang berkualitas dengan beriman dan memahami Al Qur'an," tuturnya Ayat. (*)

Juru Bicara Pansus Desi Susanti Saat Membacakan laporan Pansus

Juru Bicara Pansus Menyerahkan Draf Laporan Kepada pimpinan Paripurna


Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sahrisaat Memimpin Rapat Paripurna Pengesahan Perda SMP 41 Madani Pekanbaru

     

Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sahri dan Wakil Walikota Ayat Cahyadi menanda Tangani nota Kesepahaman Raperda


Para Angota DPRD Kota Pekanbaru Saat Menghadiri paripurna Pengesahan Perda SMP 41 Madani Pekanbaru


Wakil Walikota Ayat Cahyadi menyampaikan pandangan terhadap hasil laporan pansus DPRD Kota pekanbaru