Untuk Revitalisasi Kebun Kelapa dan Karet Pemprov Riau Ajukan Rp 8 Miliar
Sabtu, 17 April 2010 - 12:07:49 WIB WARTA, PEKANBARU- Untuk revitalisasi peremajaan perkebunan kelapa dan karet di seluruh Riau, dibutuhkan dana sekitar Rp 800 miliar. Untuk itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengajukan dana ke APBN agar bisa diakomudi pada tahun 2011 besok.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau Emrizal Pakis mengatakan besarnya pengajuan dana itu disebabkan sebagian besar perkebunan kelapa dan karet di Riau sudah memasuki usia di atas 30 tahun.
Alhasil diperlukan dilakukan pembibitan baru untuk mendongkrak produksi perkebunan kelapa dan karet tersebut.
"Kelapa dan karet ini termasuk sektor perkebunan yang pernah menjadi andalan Riau. Untuk itu diperlukan revitalisasi," ujar Emrizal, Jumat (16/4/2010).
Tujuan peremajaan perkebunan ini untuk menghindari pengalihan fungsi lahan atau konversi lahan perkebunan kelapa dan karet menjadi kelapa sawit.
"Kalau bisa lahan perkebunan kelapa dan karet kita ini bisa mengimbangi hasil produksi sawit yang mencapai 2,2 juta ton pertahun. Jangan sampai lahan perkebunan kelapa dan karet ini dikonversi menjadi sawit. Inilah yang harus kita jaga," tambahnya.
Lahan perkebunan kelapa dan karet menyebar diseluruh kabupaten kota. Terbesar berada di Kabupaten Inhil. Namun untuk Karet berada dikabupaten Kampar,Pelalawan, Kuansing, Rohul, dan Inhu. (*/wrc1)