Seorang agota DPRD provinsi Riau
Abdul vattah meninjau salah satu sekolah SMPN7 desa teluk latak Bengkalis.

Kamis, 12 Oktober 2017 - 14:45:45 WIB


Wartariau.com BENGKALIS - Sebuah mobil Nissan X-Trail plat merah BM 1993 TP, meluncur di Jalan Utama Desa Teluk Latak. Melewati pekan Jum'at desa ini, mobil lalu membelok ke kanan masuk Jalan Simpang Baru, berhenti tepat di depan ruang majelis guru SMPN 7 Bengkalis. Rabu (11/10/2017).

Turun, pria paruh baya 42 tahun berbaju putih yang dipakai seorang Abdul Vattah, anggota DPRD Provinsi Riau. Vattah segera menjabat tangan kepada Kepala sekolah SMPN 7 juga menjabat tangan para guru-guru dengan rendah hati dan senyum mengambang di wajah masing-masing tanda syukur bisa menjalin silaturahim antara guru dan murid-murid.

"Dalam sejarahnya baru sekali ini anggota DPRD Provinsi Riau datang mengunjungi SMPN 7 Bengkalis," tutur Kepala SMPN 7 Deliza Aziz, Rabu (11/10/2017).

Menurut Deliza Aziz, dia hanya dengan ajakan biasa saja secara gurauan Abdul Vattah anggota dewan dari daerah pemilihan Kota Dumai, Bengkalis dan Meranti ini, "Bersungguh-sungguh datang ke SMPN 7 dan ikut serta membawa awak media sekalian. Ini artinya, pengabdian Pak Vattah betul-betul untuk masyarakat khususnya Bengkalis dan dapilnya Kota Dumai serta Meranti dalam jabatannya sebagai anggota dewan Provinsi Riau," puji Deliza Aziz yang juga dosen di politeknik negeri Bengkalis.

Semoga Pak Vattah dalam keadaan sehat walafiat sehingga bisa melanjutkan apa yang menjadi keinginan masyarakat yang sudah mewakilkan kepadanya untuk membangun negeri ini. Mudah-mudahan apa yang dilihat langsung oleh beliau sendiri pada hari ini akan terealisasi amin ungkapnya.

Sangat suprise sekali bagi kami di sekolah yang memiliki segudang prestasi baik bidang olahraga juga bidang seninya," tambah Deliza Aziz yang menjabat sebagai Kepala SMPN 7 sejak 6 September lalu.

Deliza Aziz bertekad, "Kami akan mengembangkan kegiatan ektrakurikuler selama lima hari berturut turut setelah jam pelajaran berakhir. Kami akan melakukan komunikasi dengan Pak Vattah untuk menyampaikan apa yang kami perlukan di sekolah ini," pungkasnya.

Setelah puas melihat kondisi real dari SMPN 7 yang merupakan sekolah terujung di Barat Kota Bengkalis, Abdul Vattah yang saat ini anggota Komisi D DPRD Riau menuturkan, "Tadi kepala sekolah Ibu Deliza Aziz sudah menyampaikan bahwa SMPN 7 Bengkalis ini langganan banjir setiap tahunnya 2 kali. Kita akan mencarikan solusinya agar banjir itu tidak masuk lagi ke ruangan kelas, ruangan majelis guru, pustaka dan yang lain-lainnya. Kalau bisa, kita masukkan di APBD Kabupaten Bengkalis kalau tak bisa kita coba bantu melalui bantuan keuangan dari APBD Provinsi Riau," kata Abdul Vattah memberikan tanggapan.

Saat diminta komentarnya atas ramainya pelajar yang mengukir prestasi di sekolah tersebut, Vattah sangat berbangga hati. "Tadi kita sempat berkenalan dengan atlet panah yang selain berprestasi akademik juga di bidang olahraga yang membuat harum nama kabupaten Bengkalis juga nama Provinsi Riau. Ini perlu kita perhatikan, mudah-mudahan mereka nanti tetap bisa membanggakan sekolah secara khususnya Bengkalis dan Provinsi Riau diikuti pula teman-temannya yang lain," pesan suami dari Susy Hartati ini.

"Khusus untuk Desa Teluk Latak, SMPN 7 Bengkalis ini bisa jadi rujukan untuk pengembangan prestasi ke depan. Di SMPN 7 ini ada kepala sekolah yang sangat kreatif dan bapak ibu guru yang saya yakin juga sangat kreatif meluangkan waktu penuh untuk peningkatan akademik dan prestasi-prestasi anak kita di Desa Teluk Latak ini," pesan Abdul Vattah mengakhiri wawancara media.

Anggota Komisi D DPRD Provinsi Riau Abdul Vattah dan Kepala SMPN 7 Bengkalis foto bersama majelis guru di halaman kekolah.(fa)


Berita Terkait :