Venue Squash Menggantung
Asian Games Kian Dekat, Nasib Venue Squash Menggantung

Senin, 13 November 2017 - 06:52:24 WIB


    wartariau.com – Asian Games 2018 Jakarta-Palembang akan bergulir pada 18 Agustus 2018 mendatang. Namun, kendala besar masih melanda salah satu cabang olahraga yang akan dipertandingkan, yakni squash.

Hingga saat ini, belum diketahui pasti, lokasi mana yang akan digunakan untuk menggelar pertandingan squash pada Asian Games 2018. Menurut Wakil Deputi I INASGOC, Djoko Pramono, pihak pengelola Kompleks Gelora Bung Karno menolak usulan pihaknya.

"Sampai saat ini yang belum tuntas (soal venue) adalah squash. Dulu kita minta untuk menggunakan gedung training venue di samping Hotel Mulia Senayan, tapi mendadak pihak GBK tidak mau," ungkap Djoko, Minggu 12 November 2017.

Djoko mengatakan, pihaknya kini sedang berupaya berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menggunakan Sports Hall Koja sebagai lokasi pertandingan squash. Dia berharap di sana bisa mendapatkan rekomendasi.

"Saya tegaskan saat rapat, ini kan gedung direnovasi untuk Asian Games, kenapa tidak boleh? jadi sempat ramai juga saat itu. Jadi sekarang saya minta bantuan ke Wagub dan Pemprov DKI untuk bisa meninjau Sports Hall Koja sebagai rekomendasi venue squash," imbuhnya.

Ada pun rencana penunjukan Sports Hall Koja sebagai venue cabor squash bukan tanpa kendala. Akses jalan dan kondisi lingkungan di sekitar hall menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan.

"Untuk pelebaran jalan dan pemugaran saluran air, sudah saya koordinasikan dengan Kadispora dan Dinas Bina Marga DKI. Nanti tinggal bagaimana opsi desain 5 ruangan pertandingannya, apakah kita akan beli atau sewa," tegas Djoko.


Berita Terkait :