Pertamina Temukan Gas Subsidi
Fakta Lapangan, Pertamina Temukan Gas Subsidi Digunakan Usaha Non Mikro

Senin, 13 November 2017 - 23:46:43 WIB


Wartariau.com PEKANBARU () - ‎PT Pertamina sebagai pemasok elpiji 3 kilogram (Kg) mengatakan kuota gas subsidi di Provinsi Riau cukup terbatas. Mesti begitu stok gas melon diklaim cukup sampai akhir tahun 2017.

"Elpiji untuk lebih tidak ada lagi, tapi cukup. ‎Artinya kita harus menjaga bersama-sama agar tidak terjadi fluktuasi kebutuhan, sehingga sampai akhir tahun mencukupi," kata Marketing Branch Manager Sumbar-Riau, R Pramono Wibowo kepada CAKAPLAH.COM, Senin (13/11/2017).

Dia mengakui, memang fakta ditemukan di lapangan masih banyak gas subsidi digunakan usaha non mikro. Tentu ini harus dilakukan pengawasan terhadap pemerintah daerah agar gas subsidi bisa digunakan usaha mikro.

"Usaha ‎non mikro ini harus menggunakan gas non subsidi. Makanya ini butuh penegasan dan pengawasan oleh pemerintah. Karena 10 persen saja usaha non mikro menggunakan gas non subsidi, jumlah tentu cukup banyak," katanya.

Ditanya berapa gas subsidi yang digunakan usaha mikro, Pramono tidak bisa memastikan angkanya. Yang jelas, satu usaha mikro saja menggunakan gas subsidi bisa mengakomodir 30 rumah tangga.

"Nah ini dapat dilihat dari angka konsumsi perbulan terjadi kenailah jumlah permintaan masyarakat menggunakan gas subsidi. Dimana biasanya 10 metrik ton (MT) perbulan, kini naik menjadi 11 MT perbulan," bebernya.

"Memang untuk pola konsumsi masyarakat kita tidak bisa intervensi. Tapi kita sudah lakukan pengaturan-pengaturan dan langkah-langkah penindakan, namun semua tergantung daerah masing-masing," ‎pungkasnya.


Berita Terkait :