Cak Imin dan Ustad Abdul Somad,
Hadirkan Cak Imin dan Ustad Abdul Somad, Sosialisasi 4 Pilar di Salo Dihadiri Ribuan Santri

Selasa, 14 November 2017 - 23:39:19 WIB


, Wartariau.com SALO () - Ribuan santri dan jemaah terlihat antusias ketika menghadiri Pentas Seni Budaya Daerah dan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Lapangan Batalyon Infanteri 132 Bima Sakti, Kabupaten Kampar, Selasa (14/11/2017) sore.

Hadir pada acara ini Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar, Anggota DPR/MPR RI dari Daerah Pemilihan Riau H Lukman Edy, Anggota Badan Anganggaran DPR RI Idris Laena dan sejumlah anggota DPR RI, Ketua Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono, Danrem 031 Wirabima Brigjen Edy Natar Nasution, Sekda Kampar Yusri, Danyon 132 Mayor Inf Aidil Amin, Forkopimda, Kapolres, Kajari, Dandim, Ustad Abdul Somad  dan undangan lainnya.

Sosialisasi materi kebangsaan ini berturut-turut disampaikan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono, Danrem 031 WB Brigjen Edy Nasution, Sekda Kampar Yusri dan Muhaimin Iskandar yang biasa disapa Cak Imin.

Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Demikian juga disampaikan Danrem 031 Wirabima Edy Natar Nasution. Menurutnya, sosialisasi empat pilar melalui seni budaya bertujuan agar generasi muda Indonesia menjadi media pemersatu bangsa dan keutuhan  NKRI.

Ia menilai acara ini sangat baik sejalan dengan visi misi Provinsi Riau untuk menjadikan Riau sebagai pusat budaya melayu di Asia Tenggara nggara.

Menurut Edy, keberagaman kita saat ini bukanlah kehendak kita tapi kehendak Allah SWT. Keberagaman agama, budaya dan suku bangsa menjadi satu dan harus dirawat bersama.

Sekda Kampar Yusri yang mewakili Bupati Kampar H Azis Zaenal menyampaikan,
Kampar adalah Negeri Serambi Mekkah dan Kota Santri. Tahun 1950-an sudah berdiri pondok pesantren sebagai  cikal bakal perkembangan pondok pesantren di Riau yaitu Ponpes Darun Nahdah.

"Boleh dikatakan seluruh ulama di Riau sempat menikmati pendidikan di Darul Nahdah," ujar Yusri.

Kampar adalah kota sejarah dan sejarah seluruh santri. "Oleh sebab itu tidak asing lagi bagi ketua DPP PKB berada di antara santri," ucapnya.

Kampar merupakan kabupaten/kota kedua di Riau yang terbanyak jumlah pemilih dan jumlah penduduknya di Riau setelah Pekanbaru. Tercatat hampir 800 ribu jiwa penduduk Kampar dan masuk yang tidak tercatat hampir 1 juta jiwa

Menurut Sekda, acara ini merupakan suatu kehormatan dan memberi hawa baru dan kesejukan Kampar.

Sementara itu Ustad Abdul Somad dalam tausiahnya mengajak orang tua memasukkan anaknya ke pesantren. Hal ini bisa mendidik anak menjadi anak yang saleh dan salehah dan sebagai wadah untuk mencegah anak dari pergaulan bebas, narkotika dan perbuatan terlarang lainnya.

Dalam ceramahnya yang sering mengundang gelak tawa jemaah dan tamu undangan, ustad kebanggaan warga Riau dan kini telah mulai merambah nasional itu mengajak santri menguasai beberapa bahasa dan menguasai Alquran.

Ia memberikan semangat kepada para santri agar jangan malu jadi menjadi santri karena status santri adalah orang yang terhormat.



Berita Terkait :