Galeri Poto DPRD Kabupaten Bengkalis
Rapat Paripurna Pengesahan RAPBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2018

Rabu, 29 November 2017 - 19:17:41 WIB


wartariau.com, BENGKALIS,  ~ Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bnegkalis tahun Anggaran 2018, akhirnya disahkan sebesar 3,6 triliun rupiah lebih melalui rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, H. Abdul Kadir pada Rabu 29/11/2017 bertempat di ruanng Rapat paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis.

Rapat paripurna ini dihadiri Bupati Bengkalis-Amril Mukminin, SE, MM, Wakil ketua  DPRD Indra Gunawan Eet,Ph. D,  Zulhelmi, S. Hi dan Kaderismanto serta 35 anggota DPRD Kabupaten Bengkalis.

Rapat Paripurna DPRD Bengkalis diawali dari badan Anggaran  (BANGGAR) yang dibacakan oleh juru bicara Banggar Rianto. DiKetahui dalam APBD Kabupaten Bengkalis sesuai pembahasan TIM Banggar untuk tahun 2018 sebesar 3.632.246.626.998,00- yang disahkan terdiri dari :

Pendapatan Asli Daerah sebesar     Rp   512.048.477.990,00,-
Dana Perimbangan     Rp 2.656.895.309.000,00,-
Lain-lain Pendapatan daerah yang sah     Rp    403.302.840.000,00,-

Sedangkan Belanja daerah diantaranya Belanja tidak langsung Rp 1.436.643.807.338,41,- dan Belanja langsung Rp 2.195.602.819.659, 59,-

Untuk pembiayaan daerah dari penerimaan pembiayaan daerah Rp 60.000.000.000,- dan Silpa Rp 60.000.000.000,-

Sebelum Ranperda APBD Bengkalis Tahun 2018 di setujui menjadi Perda APBD tahun 2018 sebanyak tujuh  fraksi yang ada di DPRD Bengkalis  melalui juru bicaranya pada prinsipnya setuju untuk dijadikan Perda dengan beberapa catatan.

Dari  Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) dengan juru bicara H. Zamzami Menanggapi laporan Banggar pada prinsipnya PAN Menyetujui APBD 2018 menjadi PERDA untuk tahun 2018.

Dari Fraksi Golongan Karya (GOLKAR)-dengan juru bicara Hendri, S.Ag Fraksi golkar menerima laporan banggar untuk APBD 2018 dengan catatan semua pihak mentaati hal-hal yang telah di sepakati dan dibahas bersama.

Bupati Bengkalis-Amril Mukminin, SE, MM, Wakil ketua  DPRD Indra Gunawan
Eet,Ph. D,  Zulhelmi, S. Hi dan Kaderismanto serta 35 anggota DPRD
Kabupaten Bengkalis.

Dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan juru bicara Azmi
R. Fatwa menyetujui dengan menyampaikan 3 catatan yakni Kepala daerah
untuk melaksanakan janji politik terhadap visi dan misi mengenai 4
gerbang dan hal itu merupakan alat ukur, pelaksanaan pembangunan di
Kabupaten Bengkalis termasuk menjadikan gerbang Laksamana menjadi pusat
pertanian dan peternakan modern. 2). Terkait Keputusan pengadilan
mewajibkan kepada pemerintah membayar pesangon kepada Mantan Karyawan
PT. BLJ yang sudah diphk namun belum mendapat pesangon dari Pihak
Perusahaan BUMD milik Pemkab Bengkalis. 3). Terkait Program Pemberdayaan
Azmi R. fatwa menilai OPD di lingkup pemkab Bengkalis belum optimal
melakukan upaya jemput bola untuk mendapatkan sumber-sumber pendanaan
dari APBN. Padahal, di berbagai Kementrian hal tersebut sudah
dipersiapkan untuk berbagai macam program pemberdayaan, diantaranya
Kementrian Koperasi, Kementrian Perindustrian, dan Kementrian tenaga
Kerja.

Dari Fraksi PDI Perjuangan dengan juru bicara Daud Gultom
menjelaskan pada prinsipnya menyetujui supaya APBD 2018 disahkan  dan
dalam pembangunan infrastruktur dapat segera dijalankan. Daud Gultom
Mencermati Banyaknya proyek yang di kebut diakhir tahun sehingga
kualitas bangunan yang dihasilkan tidak tergolong baik.

Wakil ketua  DPRD Indra Gunawan
Eet,Ph. D,  Zulhelmi, S. Hi dan Kaderismanto Mennanda Tangani Naskah RAPBD Pengesahaan
Kabupaten Bengkalis Tahun 2018

Dari
Fraksi Demokrat dengan juru bicara Nanang harianto menjelaskan
menyetujui Laporan Banggar untuk dijadikan APBD 2018. Kemudian
dilaksanakan secara tertib dan transparan.

Fraksi Gerindra
Garuda Yaksa melalui juru bicara  Indrawan sukmana, memberi catatan
terhadap Pemkab Bengkalis yang sudah berani menetapkan anggaran sekitar
Rp 500 miliar lebih untuk sejumlah sekator, dan ini jangan hanya sebagai
catatan saja, aturan regulasi terhadap itu harus ditinjau ulang untuk
mengoptimalkan pendapatan daerah melalui pelaksaan retribusi pajak
daerah. Hal yang perlu di tinjau ulang yakni dalam hal penetapan tarif.
Selanjutya terkait investasi, Indrawan Sukmana juga mencermati
penertiban di bidang perizinan. Seluruh perizinan sudah berada satu
pintu.

Terakhir dari juru bicara Fraksi Gabungan Negeri
Junjungan Irmi syakip Arsalan , memberikan catatan terhadao Organisasi
Perangkat Daerah Bapenda harus bisa memaksimalkan pendapat asli daerah,
dan juga azas efensiensi dari APBD.

Selain berbagai Pandangan
dan Tanggapan Fraksi, Sejumlah Anggota DPRD Bengkalis turut menyampaikan
suara di ruangan persidangan. Diantaranya Hj. Aisyah yang meminta
Pemkab Bengkalis untuk memperhatikan nasib guru honor sekolah yang di
gaji sebesar Rp. 300.000,- per bulan , selain itu termasuk tenaga
Kesehatan dan Bidan.

Tampak Hadir Anggota DPRD pada Sidang Paripuna Pembahasan RAPBD Kabupaten Bengkalis.

Anggota DPRD dari Dapil Pinggir leonardus
Marbun, Meminta Pemerintah untuk pembuatan jalan di desa dikerjakan
lebih awal karena kecamatan pinggir belum memiliki jalan poros.

Anggota
DPRD dari dapil Mandau Nanang Harianto meminta Pemkab Bengkalis untuk
Mengoptimalkan Potensi Wisata di Kabupaten Bengkalis baik Pulau Rupat ,
Pantai Selat Baru dan Water Boom Wonosari yang pernah beroperasi untuk
diaktifkan kembali. Baik dengan menggunakan pengelola pihak ketiga
maupun di kelola langsung oleh Pemkab Bengkalis.

Bupati
Bengkalis Amril Mukminin Mengambil waktu yang diberikan Ketua DPRD
Bengkalis untuk menyampaikan, apresiasi kepada pimpinan dan seluruh
anggota DPRD Bengkalis, atas memanajemen waktu yang efisien dan efektif
dalam menjalankan tugas dan fungsi selama pembahasan Ranperda APBD
Kabupaten Bengkalis tahun 2018

"Pembahasan dan penyelesaian
Rancangan Perubahan APBD Bengkalis Tahun Anggaran 2018 telah melalui
mekanisme politik dan tekhnokratik baik dengan pendekatan formulasi
kebijakan anggaran yang mengedepankan aspek prioritas, efektifitas dan
efisiensi anggaran atas ketersediaan sumber pendapatan, maupun
pendekatan perencanaan operasional anggaran dengan mengedepankan aspek
tekhnis perencanaan dan kesediaan waktu pelaksanaan yang tersisa sampai
akhir tahun  ini.

Rasa terima kasih Bupati Bengkalis kepada semua pihak
yang telah memaklumi dinamika RAPBD Kabupaten Bengkalis tahun anggaran
2018.

Bupati Bengkalis-Amril Mukminin, SE, MM, Menyampaikan kata Sambutan  pada Sidang Paripuna Pembahasan RAPBD Kabupaten Bengkalis.

Apa yang dibahas dan diapresiasi hari ini merupakan wujud aspirasi
masyarakat yang dilaksanakan dengan baik. Dari Berbagai pemaparan
Banggar dan Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis didapatlah total APBD
Kabupaten Bengkalis tahun 2018 sebesar Rp. 3.632.246.626.998,-.


Pendapatan Asli Daerah Rp. 3.572.246.626.998,- belanja daerah Rp.
3.632.246.626.998,-. Pembiayaan daerah sebesar Rp. 60.000.000.000,- .
Rincian APBD tersebut telah mencakup penyelenggaraan Pembangunan dalam
semua urusan yang menjadi kewenangan daerah.

Dengan ditetapkan APBD
Kabupaten Bengkalis tahun Anggaran 2018 selaku pengguna anggaran seluruh
administrasi prosedur menjadi kewajiban yang melekat pada masing-masing
urusan bagi Pembangunan Kabupaten Bengkalis secara umum. " ujar Bupati
Bengkalis Amril Mukminin.

Selain itu Bupati Mengajak semua pihak
bersama mendukung pembangunan untuk mencapai tujuan bernegara dan
pembangunan yang dihasilkan bermanfaat bagi negeri junjungan. Terakhir
Bupati Bengkalis berdoa agar semua usaha memajukan daerah mendapat
keridhoan dari Allah s.w.t.


Bupati Bengkalis-Amril Mukminin, SE, MM, Wakil ketua  DPRD Indra Gunawan
Eet,Ph. D,  Zulhelmi, S. Hi dan Kaderismanto

Usai Mendengarkan sambutan Bupati
bengkalis, selanjutnya Ketua DPRD Bengkalis Abdul Kadir, S. Ag
Melanjutkan persidangan dengan merunutkan tertib acara untuk
menghasilkan Keputusan DPRD Bengkalis terkait APBD Kabupaten Bengkalis
tahun Anggaran 2018.

“ selanjutnya , setelah disahkannya
rancangan keputusan DPRD Kabupaten Bengkalis tentang persetujuan DPRD
Kabupaten Bengkalis terhadap Rancangan peraturan Daerah kabupaten
Bengkalis tentang APBD Kabupaten Bengkalis Anggaran 2018, menjadi
keputusan Dewan Perwakilan rakyat daerah kabupaten Bengkalis, berarti
kita telah menghasilkan suatu keputusan yang sangat penting bagi kita
semua dalam melanjutkan tugas membangun Kabupaten Bengkalis yang kita
banggakan dan kita Cintai. Harapan Kami selaku Pimpinan DPRD Kabupaten
Bengkalis dan seluruh Anggota DPRD kabupaten Bengkalis kepada pemerintah
Daerah Agar dapat merealisasikan dana yang telah dianggarkan dalam APBD
Kabupaten Bengkalis tahun Anggaran 2018 ini secara Optimal dengan
mengedepankan prinsip akuntabel , transparan, efisien, dan efektif.
Sehingga dana ini dapat diserap oleh program dan kegiatan yang telah
ditetapkan, yang pada akhirnya akan memperlancar jalannya roda
pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di
Kabupaten Bengkalis yang kita cintai ini. “ ujar Abdul Kadir Mengakhiri
persidangan.

Dari jajaran eksekutif, terlihat hadir dalam Rapat
Paripurna pengesahan Perubahan APBD Kabupaten Bengkalis tahun 2017 itu,
diantaranya Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah H Arianto, Plt Kepala
Badan Pengelola Keuangan dan Aset, Bustami HY, dan sejumlah Pejabat
Tinggi Pratama, Adminsitrator dan Pengawas di Lingkup Pemkab Bengkalis.
Hms/Julfan


Berita Terkait :