Smartphone Terlaris di 2017,
Berikut 5 Smartphone Terlaris di 2017, Apa Saja?

Selasa, 05 Desember 2017 - 13:43:54 WIB


Berikut 5 Smartphone Terlaris di 2017, Apa Saja?
Selasa,05 Desember 2017 - 07:40:11 WIB Di Baca : 1155 Kali

Riauaktual.com - Pengapalan smartphone pada Q3 2017 mengalami kenaikan 2,7% dari periode sebelumnya. Hingga Q3 2017, jumlah smartphone yang telah dikapalkan secara global menyentuh angka 373,1 juta unit. Sebelumnya, jumlahnya 363,4 juta unit.

Dari segi produsen pembuat, Samsung masih menjadi merek yang paling banyak diminta pasar. Berdasarkan data IDC yang dikutip dari Venture Beat, Selasa (5/12/2017), perusahaan asal Korea Selatan itu mampu mengapalkan 83,3 juta uni atau meraih pangsa pasar 22,3%.

Samsung mengalami kenaikan tahunan sebesar 9,5% di mana sebelumnya mereka mengapalkan 76,1 juta unit smartphone dengan pangsa pasar mencapai 20,9%.

Apple menyusul ditempat kedua dengan total pengapalan 46,7 juta unit. Perusahaan asal California, Amerika Serikat, tersebut mendapatkan pangsa pasar 12,5%. Apple juga mengalami pertumbuhan penjualan di mana sebelumnya total pengapalan per Q3 2017 mencapai 45,5 juta unit.

Tapi dengan kenaikan yang kurang signifikan, pangsa pasar Apple cenderung stagnan di angka 12,5%. Kenaikan year-over-year yang diraih oleh Apple yakni sebesar 2,6% yang merupakan terkecil di antara vendor lainnya.

?Di tempat ketiga diduduki oleh Huawei dengan total pengapalan 39,1 juta unit (10,5%) atau mengalami kenaikan 16,1% dari sebelumnya 33,7 juta unit atau 9,3% pangsa pasar.

OPPO dan Xiaomi menyusul di posisi keempat dan kelima. OPPO mampu meraih pangsa pasar lebih besar dari Xiaomi yakni 8,2%. OPPO juga mampu mencatatkan peningkatan penjualan di mana pada Q3 2017 ini mereka mampu menjual 30,7 juta unit smartphone dari sebelumnya 25,8 juta unit.

Meski Xiaomi berada di urutan paling bawah di daftar 5 vendor smartphone terlaris, namun produsen asal China itu mampu memiliki peningkatan yang signifikan yakni 102,6%. Xiaomi berhasil mencatatkan pengapalan sebanyak 27,7 juta unit dari sebelumnya 13,6 juta unit. 


Berita Terkait :