Dua Pria Diamankan
Dua Pria Diamankan Saat Merusak Baliho Pemprov Riau

Jumat, 12 Januari 2018 - 17:56:29 WIB


Wartariau.com PEKANBARU - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru terus melakukan penyelidikan kasus pengrusakan baliho milik Pemprov Riau, yang dicoret-coret oleh orang tidak dikenal (OTK).


Dua pria diamankan setelah tertangkap tangan saat beraksi mencoret baliho yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di simpang masuk Bandara SSK II dan baliho yang ada di depan Kantor Dispenda Riau Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, pada Kamis (11/1/2018) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB.

Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Iptu Polius Hendriawan mengatakan, kedua pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Pekanbaru guna penyelidikan dan pengembangan selanjutnya.

"Saya belum bisa sebutkan identitasnya, yang jelas keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polresta Pekanbaru," katanya Jumat (12/1/2018).

Ditanyakan siapa aktor di belakang pengrusakan baliho tersebut, Polius belum bisa memberikan penjelasannya. "Penyelidikan masih berlangsung, sabar," singkatnya.

Sebelumnya, tim gabungan Satreskrim Polresta Pekanbaru dan Polda Riau menggeledah rumah Jufriadi Tanjung yang berada di Jalan Tanjung Datuk, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru, Kamis (11/1/2018) siang, sekitar pukul 11.00 WIB.

Belum diketahui pasti terkait apa rumah pria yang akrab disebut dengan sebutan JT ini didatangi aparat kepolisian. Dugaan sementara, JT diduga ikut terlibat dalam aksi pengrusakan baliho tersebut.

Azwar (64), orang tua dari Jufriadi Tanjung kepada mengatakan, dirinya tak mengetahui pasti terkait masalah apa, petugas berpakaian preman dan mengenakan rompi bertulisan polisi itu mendatangi rumah anaknya.

"Saya datang, petugas sudah ada di dalam rumah dan mencari keberadaan JT," katanya kepada CAKAPLAH.COM, ditemui di depan kediaman anaknya.

Menurutnya, saat petugas datang, anak dan menantunya sedang tidak berada di rumah. "Di rumah hanya ada tiga orang pengurus rumah dan tukang kebun," ucap Azwar.

Ditanyakan keterkaitan dugaan coret-coret baliho salah satu paslon Gubri oleh, Azwar tidak bisa memastikannya.

"Saya enggak tahu pasti, mereka (petugas) hanya mencari keberadaan JT, apakah terkait itu saya belum bisa pastikan," tutupnya mengakhiri.


Berita Terkait :