Tak Kuasa Menahan Tangis saat Rekontruksi Pembunuhan Anaknya
Ini Permintaan Ayah dari Driver GoCar Pekanbaru Kepada Penegak Hukum

Senin, 12 Februari 2018 - 23:24:46 WIB


Wartariau.com PEKANBARU - Ashari, ayah dari Driver GoCar Pekanbaru bernama Ardhie Nuraswan yang dibunuh enam pemuda, tak kuasa menahan tangis saat melihat rekonstruksi kasus anaknya, Senin (12/2/2018) siang. Berkali-kali ia tampak menyeka air mata karen tak kuasa menahan kesedihan.

Ashari yang datang bersama keluarga lainnya ikut melihat proses rekonstruksi yang digelar kepolisian tersebut. Urutan demi urutan proses kejadian diperagakan, mulai ketika anaknya datang memenuhi panggilan orderan GoCar Hingga akhirnya dibunuh.

Nahas yang dialami Almarhum Ardhie berawal saat dirinya menjemput keenam pelaku, masing-masingnya VH, MT, LP, FS, sedangkan dua lainnya yang masih Buron yakni IS dan FM di depan Koro-koro Jalan Soebrantas, daerah Panam pada Oktober 2017 lalu.

Saat rekonstruksi di depan Koro-koro, Ashari sudah datang dan berdiri bersama kerumunan masyarakat lainnya yang juga penasaran dan ingin tahu, seperti apa awal mula kasus tersebut. Awalnya ia tampak tabah, namun lama-lama hatinya tak kuasa juga hinga akhirnya meneteskan air mata.

Ads
Ashari yang mengenakan jaket hitam itu bahkan juga ikut ke lokasi rekonstruksi lainnya, diantaranya di depan PO Medan Jaya Jalan Riau Ujung hingga di Jalan Arengka depan Darma Yudha, tempat nyawa Almarhum Ardhie dihabisi.

Perasaan terenyuh Ashari tak bisa lagi ia tutupi, apalagi saat para pelaku memeragakan adegan ketika anaknya dijerat menggunakan tali dan dicekik dari belakang. Perbuatan itu dilakukan para pelaku saat Ardhie berada di bangku sopir.

Usai rekonstruksi, Ashari yang sempat diwawancarai wartawan meminta agar penegak hukum memberikan hukuman setimpal bagi pelaku, yakni dihukum mati. Luapan perasaannya ini diutarakan sang ayah dengan penuh linangan air mata.

"Hukum dengan setimpal, tak ada yang lain, yaitu hukuman mati," tuturnya dengan bibir bergetar karena menahan kesedihan. ***





Goriau


Berita Terkait :