Pansus DPRD Bengkalis
Pansus DPRD Bengkalis Pelajari Keberhasilan Pengelolaan Zakat di Lombok Tengah

Senin, 26 Februari 2018 - 14:48:28 WIB


Wartariau.com BENGKALIS - Panitia Khusus Pengelolaan Zakat DPRD Kabupaten Bengkalis menimba ilmu ke Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk mempelajari keberhasilan pengelolaan zakat di daerah tersebut.

Lombok Tengah merupakan kabupaten yang meraih penghargaan Baznas Award Tahun 2017.

Ketua Pansus Pengelolaan Zakat DPRD Bengkalis, Sofyan kepada wartawan mengatakan, kunjungan ke Lombok Tengah, tepatnya ke Baznas Lombok Tengah, merupakan rangkaian kegiatan Pansus sebelum melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pengelolaan Zakat di Kabupaten Bengkalis.

"Kita ingin menggali informasi sebanyak mungkin baik dari aspek legalitas maupun legitimasi sistem pengelolaan zakat di Indonesia, yang nantinya akan kita jadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pembahasan ranperda pengelolaan zakat di Kabupaten Bengkalis," kata Sofyan, Minggu (25/2/2018).

Panzus Pengelolaan Zakat akan melakukan kajian secara detail tentang pengelolaan zakat ini karena berhubungan dengan banyak orang dan dengan latar belakang yang berbeda.

"Perda ini nantinya memang hanya ditujukan bagi umat Islam, tapi umat Islam ini sendiri terutama di Kabupaten Bengkalis berasal dari latar belakang yang berbeda. Kita berusaha untuk super hati-hati agar produk akhir dari perda ini benar-benar bisa diterima  masyarakat," ujar Sofyan.

Kabupaten Lombok Barat menurut Sofyan, merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang berhasil dalam mengelola zakat dengan dana zakat terkumpul rata-rata Rp1 miliar per bulan.

"Jumlah ini sangat luar biasa karena Baznas Lombok Tengah juga belum lama terbentuk," kata Sofyan.

Pansus diterima Ketua Baznas Lombok Tengah yang juga tokoh ulama kharismatik, TGH Maarif Makmun bersama unsur pimpinan Baznas, Kabag Hukum, Kabag Kesra, Ketua MUI dan staf Kantor Bupati Lombok Tengah.

Banyak hal disampaikan TGH Maarif Makmun terkait pengelolaan zakat di Kabupaten Lombok Tengah, terutama sinkronisasi antara ulama dan umara. Bagaimana Baznas bisa menjadi lembaga keuangan yg independen dan dikelola secara profesional untuk kesejahteraan umat. (MCr)



Berita Terkait :