Fadli:
Unggah Foto Jokowi dan Ahok, Fadli: Sejarah Simpan Misteri

Minggu, 18 Maret 2018 - 06:43:49 WIB


    wartariau.com – Politikus Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengunggah dua foto lama yang terdapat gambar Joko Widodo dan Basuki Thajaja Purnama, alias Ahok. Fadli mengatakan, momen dua foto yang diunggah ini terjadi pada April 2012.

Menurut Fadli, momen gambar foto tersebut ketika Jokowi dan Ahok diskusi di Fadli Zon Library. Di Pilkada DKI 2012, Partai Gerindra merupakan salah satu parpol pendukung duet Jokowi dan Ahok di Pilkada DKI 2012.

"Iya betul sebelum Pilkada Jakarta," kata Fadli, saat dikonfirmasi VIVA, Sabtu malam, 17 Maret 2018.

Dalam foto pertama, terdapat Jokowi dengan mengenakan baju kotak-kotak yang menjadi ciri khas di Pilkada DKI 2012. Selain itu, ada budayawan Jakarta Ridwan Saidi. Terdapat tumpukan buku dan lukisan di ruangan diskusi tersebut.
Lihat juga

    Cuma Presiden yang Boleh Parkir di SUGBK
    Alasan Jokowi Tak Lagi Fokus Bangun Infrastruktur
    Satu Orang Meninggal saat Jokowi Bagikan Sertifikat Tanah

"Foto lawas P @jokowi bertandang ke @FadliZonLibrary diskusi bareng Babe Ridwan Saidi (April 2012)," kata Fadli Zon dikutip dari akun @fadlizon.

Kemudian, di foto kedua, ada momen yang terdapat lebih banyak orang selain Jokowi dan Fadli Zon. Ada foto mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, alias Ahok yang duduk di sebelah kiri dengan menggunakan kemeja lengan panjang. Ketika dikonfirmasi, Fadli membenarkan foto tersebut adalah Ahok.

"Ini satu lagi ngobrol @jokowi di @FadliZonLibrary (2012). Ada yang kenal yang paling kiri ? ????" ujar Fadli.

Unggahan dua foto ini sempat direspons kolega Fadli yang juga sesama Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah. "Ayo bertanggung jawab bro!" kata Fahri.

Menanggapi hal itu, Fadli Zon menyinggung sebuah sejarah dalam perjalanan berbangsa. Menurutnya, sejarah menyimpan misteri yang bisa menjadi sebuah kecelakaan.

Baca: Di Balik Aksi Ahok Mundur dari Gerindra

Seperti diketahui, meski mendukung Jokowi di Pilkada DKI 2012, Partai Gerindra akhirnya menjadi lawan, saat Pilpres 2014. Partai Gerindra mengusung Prabowo Subianto sebagai capres di Pilpres 2014.

Kemudian, dalam dinamika politik, Ahok juga mengundurkan diri dari anggota Partai Gerindra, karena tak sepaham partai pimpinan Prabowo Subianto tersebut.

Viva



Berita Terkait :