BBKSDA Riau
BBKSDA Riau Tunggu Laporan Beruang Serang Warga Rohul

Senin, 16 April 2018 - 21:19:01 WIB


Wartariau.com PEKANBARU - Kasus penyerangan dua ekor beruang madu terhadap petani karet, Dusun Lubuk Ulat, Desa Cipang Kiri Hulu, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (15/4/2018) lalu, belum ada penyelesaian dari pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

"Belum ada laporan ke kami," singkat Kasubbag Humas BBKSDA Riau, Dian Indiarti secara singkat, kepada wartawan, Senin (16/4/2018).

Dasril (48) yang diketahui selamat dari serangan dua ekor beruang madu, berawal saat memderes karet di kebunnya. Dia sempat melakukan perlawanan dengan menggunakan parang dan berhasil melukai salah satu beruang tersebut.

"Korban biasanya memang selalu berangkat sendiri. Dia jalan kaki yang jaraknya sekitar tiga kilometer dari kampungnya, tapi sekitar dua kilometer berjalan, korban bertemu dengan dua ekor beruang madu," ujar Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo kepada halloriau.com.

Melihat korban, salah satu beruang itu langsung menyerang korban, sadar nyawanya terancam korban pun membela diri dengan cara mengayunkan parang hingga mengenai kepala beruang. Akibatnya, kepala beruang itu luka dan melarikan diri.

Selisih beberapa saat satu beruang kabur, lalu datang lagi seekor beruang yang kemudian menyerang dengan menerkam tubuh korban bagian paha kiri, lalu berlalu pergi.

Korban hampir tak sadarkan diri akibat luka yang diderita usai diserang di bagian paha kirinya. Dua rekannya yang melihat langsung membawa korban dari lokasi kejadian.

"Beruang masuk ke hutan. Kemudian korban masih sadar dan berusaha berjalan dengan tongkat. Namun karena banyak mengeluarkan darah yang mengharuskan mendapat perawatan tim medis Rumah Sakit Awal Bros Ujung Batu," pungkas  Guntur.


Berita Terkait :