Tambal Ban Tubeless,
Jangan Sering Tambal Ban Tubeless, Alasannya?

Senin, 14 Mei 2018 - 13:02:22 WIB


Wartariau.com Tak hanya kondisi jalanan rusak, benda-benda tajam seperti paku dan besi payung masih menjadi ancaman bagi ban mobil. Jika terkena benda tajam, jelas membuat ban akan sobek.

Training & Product Evaluation Dept. Manger PT Bridgestone Tire Indonesia, Deni Arief Pribadi mengatakan, solusi untuk ban yang kempes atau sobek adalah menambalnya, namun hal ini tidak boleh terlalu banyak.

"Untuk batas tambal ban radial atau tubeless, itu empat kali. Kalau dilihat pada ban, itu ada empat kuardan, itu paling tidak di setiap kuardannya tambalan satu lubang," kata Deni.

Jika melebihi batas tambalan yang dianjurkan tersebut, kata Deni, dikhawatirkan kondisi bagian dalam ban rusak dan membuat performa ban menjadi tidak maksimal saat mobil dikemudikan.

"Pada saat ban terkena paku, di dalamnya itu ada chasing atau benang yang ada bisa putus. Kalau ban di tambal berkali-kali takutnya nanti expand dan membesar sehingga ban bisa menjadi pecah," ujarnya.

Untuk memastikan ban memiliki performa baik saat digunakan, kata Deni, bukan hanya membatasi jumlah tambalan. Pemilik atau pengemudi mobil juga harus rutin melakukan pengecekan kondisi ban.

"Pengecekan ban mobil itu biasanya dua minggu sekali atau maksimum satu bulan sekali. Lihat kondisi kembangan, termasuk cek tekanan anginnya," kata dia. [viva]



Berita Terkait :