4 Pelaku Ditembak Mati, 1 Orang Polisi Gugur
Masuk dari Pintu Samping Mapolda, 4 Pelaku Ditembak Mati, 1 Orang Polisi Gugur

Rabu, 16 Mei 2018 - 16:43:54 WIB


Wartariau.com Pekanbaru - sersntauriau.news -  Mobil Acanza putih yang dikendarai oleh komplotan penyerangan Mapolda Riau diketahui masuk dari pintu samping Kantor Mapolda Riau. Diketahui empat pelaku teror mati di sekitaran Mapolda Riau tersebut.

Sebanyak empat orang dari komplotan penyerang Mapolda Riau tewas ditembak saat akan melakukan aksinya, Rabu (15/5/2018). Satu pelaku tewas dalam baku tembak saat berada depan gedung Intel, satu lagi ditembak di lobi depan Mapolda Riau dan dua orang lainnya ditembak di gerbang Mapolda Riau.

Mereka membawa senjata tajam. Pakaian yang dikenakan sudah dilengkapi dengan pengamanan di lutut, sarung tangan dan sebo.

Para pelaku masuk dari pintu samping Mapolda Riau. Mereka melaju kencang dan menerobos masuk ketika petugas akan menutup sebagian pintu gerbang.

"Polda Riau berhasil menggagalkan aksi teror di Mapolda. Empat pelaku tewas," ujar Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto, saat konferensi pers di Mapolda Riau.

Para pelaku masuk menggunakan minibus warna putih. Di dalam mobil itu ada beberapa pelaku. Sopir mobil kabur setelah empat orang keluar dari mobil dan hendak menyerang Mapolda Riau.

"Mereka masuk ke Mapolda dan menyerang petugas dengan senjata tajam samurai. Sejumlah barang bukti kita amankan," kata Sunarto.

Selain menewaskan empat pelaku, satu polisi tewas atas nama Ipda Auzar, dan dua polisi lainnya mengalami luka. "Kompol Farid Abdullah mengalami luka bacok di kepala dan Brigadir Jhon Hendrik mengalami luka bacok di pundak kanan," ucap Sunarto.

Dua kameramen juga mengalami luka tabrak. Dia adalah kameramen MNC, Madi dan kameramen TVOne, Rian Rahmat. "Rian mengalami luka di wajah, dan tubuh sedangkan Madi lebam di punggung. Mereka semua dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara," tutur Sunarto.

Terkait pelaku, saat ini dua orang masih diburu. Seorang pria diamankan di belakang rumah Wakapolda Riau dan saat ini dibawa ke Mapolresta Pekanbaru. "Masih diselidiki, apakah dia ada hubungannya atau tidak," tutur Sunarto.


Berita Terkait :