Isu Proyek MY Bakal Ditunda
Masyarakat Bantan Resah, Mohon Alternatif Solusi untuk Jalan Rusak

Minggu, 05 Agustus 2018 - 23:34:47 WIB


Wartariau.com BENGKALIS – Adanya pemberitaan bahwa tujuh proyek multiyears (My) di Kabupaten Bengkalis akan dipending membuat masyarakat di Kecamatan Bantan resah. Mereka berharap kepada Bupati Bengkalis, untuk memikirkan alternatif solusi perbaikan jalan utama di kecamatan tersebut yang rusak parah.
           
"Kebetulan saya baru berkunjung ke sejumlah desa di Kecamatan Bantan, ternyata adanya rencana penundaan proyek My ini membuat mereka resah. Lantaran jalan utama di beberapa titik di kecamatan ini mengalami kerusakan yang sedang hingga berat,” ujar anggota DPRD asal Kecamatan Bantan, Sofyan kepada wartawan, Minggu (5/8/2018).
          
Sofyan yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis ini mengatakan, dari tujuh item proyek My, salah satunya adalah pembangunan jalan Muntai – Bantan Air (Kecamatan Bantan). Pembangunan jalan ini sangat dinantikan oleh masyarakat di Kecamatan Bantan lantaran di jalan tersebut pada beberapa ruas mengalami kerusakan sedang hingga berat.
           
"Masyarakat sulit untuk melalui jalan tersebut, bahkan untuk menuju kantor Camat Bantan, sebagian masyarakat lebih memilih untuk memutar dari Jalan Pematang Duku menuju ke Bengkalis, baru kemudian ke kantor Camat Bantan. Jarak tempuh jadi lebih jauh,” ujar Sofyan.
            
Dikatakan, keinginan masyarakat tentunya proyek My ini tetap dilaksanakan, khususnya proyek My Muntai – Bantan Air. Namun, kalau ternyata tetap ditunda dengan alasan krisis anggaran, harapan masyarakat kepada Bupati hendaknya ada alternatif solusi.
           
“Solusi yang paling cepat dan sifatnya sementara adalah melakukan penimbunan dan perbaikan terhadap sejumlah ruas jalan yang rusak. Anggaran perbaikan atau perawatannya bisa dialokasikan melalui APBD Perubahan 2018,” kata Sofyan.

Terpisah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bengkalis H Heri Indra Putra saat ditanya terkait rencana penundaan proyek My tersebut mengatakan, Bupati pasti akan mempertimbangkan secara seksama terhadap rencana tersebut. Artinya, disatu sisi ada harapan dari DPRD Bengkalis agar pelaksanaan proyek My ditunda. Namun, disisi lain, Bupati juga akan mendengarkan aspirasi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat.
           
“Saya tidak bisa mengatakan apakah proyek ini benar-benar ditunda secara keseluruhan. Tapi kita tahu persis, pak Bupati orangnya sangat bijaksana. Keinginan DPRD sebagai representasi dari masyarakat tetap dihormati, namun aspirasi masyarakkat juga jadi bahan pertimbangan. Namun kita semua tahu, bahwa kondisi anggaran kita saat ini memang mengalami defisit. Jadi banyak hal yang memang harus dijadikan pertimbangan,” papa Heri Indra Putra saat ditemui usai menghadiri acara pembukaan pembekalan bagi para qori dan qoriah di Sekretariat LPTQ Bengkalis.


Berita Terkait :