Kasus Suap Pejabat Subang
Anak Bupati Ikut Mengatur Soal Penerbitan Izin Kasus Suap Pejabat Subang

Jumat, 10 Agustus 2018 - 11:28:18 WIB



Wartariau.com . Arya Natasusanda, anak Bupati Subang nonaktif Imas Aryumnongsih diduga terlibat dalam pengurusan izin prinsip. Peran Arya kentara karena dia ikut rapat-rapat dan mengatur perizinan yang akan dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Subang.

Warga Tapteng Desak KPK Tahan Bupatinya
Eks Pegawai PT Bali Pacific Pragama Mangkir Dari Panggilan KPK
Ketua DPR: Pemerintah Segera Pecat ASN Napi Korupsi
Fakta ini baru terungkap di persidangan yang digelardi Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu 8 Agustus 2018. Sebelumnya peran Arya tidak disinggung-singgung. Bahkan di berita acara pe­meriksaan KPK tidak nam­pak. Arya juga tak masuk dalam daftar saksi yang akan dipanggil.

Namun dalam sidang dengan terdakwa Asep Santika, bekas Kepala Bidang Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Subang, muncul nama Arya yang diduga ikut terlibat dalam pengurusan izin. Nama Arya juga disebut Handri Mahandri, Bagian Keuangan Pemkab Subang.

Penasihat hukum terdakwa Asep Santika, Saim Aksinuddin menuturkan, dari telaah yang dilakukan terhadap BAP kliennya maupun BAP terdakwa lain (Imas Aryumningsih dan Darta) serta saksi-saksi, nama Arya memang disebut-sebut.

Arya, kata Saim, pernah terlihat dan ikut di dalam pertemuan yang digelar di rumah dinas bupati. Rapat itumembahas soal periz­inan. "Anehnya di berkas dakwaan nama Arya itu jadi tidak ada. Ini jadi pertan­yaan kami," ujar Saim.

Saim menyambut baik rencana menghadirkan Arya sebagai saksi dalam sidang Asep Santika. Menurut dia, itu memang sudah menjadi kewenangan dari jaksa agar kasus terang benderang.

"Disebutkan Arya ada dalam pertemuan dan membahas izin, itu sangat sensitif. Kami bersyukur kalau memang jaksa akan menghadirkan Arya dalam persidangan," kata Saim.

Sebelumnya, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yadyn menandaskan akan memanggil Arya setelah namanya disebut-sebut dalam persidangan. "Insya Allah akan kami periksa," ujar Yadyn usai sidang.

Ia menambahkan, penyebutan nama Arya, baik di dalam maupun di luar Berita Acara Pemeriksaan (BAP), akan dilihat faktanya. Namun secara prinsip, jaksa akan memprosesnya lebih lanjut. ***



Copyright © Rakyat Merdeka Online




Berita Terkait :