Vaksin MR Mengandung Babi dan Organ Manusia
MUI Riau Benarkan Vaksin MR Mengandung Babi dan Organ Manusia

Senin, 20 Agustus 2018 - 22:02:00 WIB


Wartariau.com PEKANBARU - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau telah melakukan konfirmasi kepada MUI Pusat soal kabar vaksin Measles Rubella (MR) mengandung babi dan organ manusia.

"Iya. Jadi memang sudah kita tanyakan ke MUI Pusat, memang begitu katanya (mengandung babi dan organ manusia)," kata Ketua MUI Provinsi Riau, Prof HM Nazir Karim, kepada CAKAPLAH.com, Senin (20/8/2018).

Meski begitu, mantan Rektor UIN Suska Riau ini mengaku belum mendapat surat secara resmi soal vaksin MR yang mengandung babi dan organ manusia. "Secara resmi belum kita terima suratnya, jadi kita tunggu pernyataan pusat perkembangan selanjutnya. Inikan masalah nasional, jadi kami di derah menunggulah apa hasilnya. Nanti baru akan kami teruskan di daerah," ujarnya.

Kabarnya MUI Pusat berencana akan menggelar pleno soal vaksin MR pada 21 Agustus 2018, Nazir Karim mengaminkan rencana tersebut.

"Kabar begitu akan ada pleno. Tapi kita tunggu secara resmi MUI pusat menjelaskan seperti apa (vaksin MR) ini. Termasuk langkah apa yang selanjutnya akan kita dilakukan. Tapi biasanya ada fatwa yang dikeluarkan MUI," cakapnya.

Lebih jauh Nazir menyatakan, pihaknya sejak awal memang sudah mengindikasikan ada sesuatu yang tidak beres terhadap masalah vaksin MR ini.

"Iya memang sejak awal indikasi dugaan sudah jelas. Kalau sudah lambat menyerahkan itu padahal sudah diminta-minta. Biasa kalau yang sudah halal ini mereka (Menkes) yang mendorong-dorong kita untuk mendaftarkan ke BPOM," paparnya.

Kalau benar terbukti vaksin mengandung babi dan organ manusia apa hukumnya ketika disuntikan ke anak, Nazir Karim menegaskan kalau masuk barang haram ke tubuh hukumnya haram.

"Ini tak boleh. Makanya seluruh yang dipantau LPPOM MUI itu ada tiga, pangan, obat-obatan dan kosmetik yang tak boleh dikonsumsi oleh umat muslim kalau itu haram," tandasnya. [cakaplah]



Berita Terkait :