Kemunculan Buaya di Sungai Siak
Kemunculan Buaya di Sungai Siak yang Ancam Warga, BBKSDA Pasang Plang Imbauan

Kamis, 08 November 2018 - 23:18:12 WIB


Wartariau.com PEKANBARU - Antisipasi timbulnya korban jiwa paska kemunculan dua ekor Buaya Muara di Sungai Siak, Tanjung Elok beberapa waktu lalu, Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memasang plang imbauan, Kamis (8/11/2018).

Pasangan plang tersebut, agar masyarakat lebih berhati-hati melakukan semua aktivitas kegiatan di pinggir Sungai Siak, mulai dari mandi, cuci baju, cuci piring dan lain-lainnya.

Menurut Kepala Resort KSDA Riau Jaya Sitorus, setiap tahun buaya sering muncul di lokasi itu. Warga ada yang melihatnya berjemur, dan ada pula yang dilihat tengah berenang di tengah perairan.

"Penuturan warga ada dua ekor, besar dan kecil," kata Jaya di lokasi pemasangan plang, Kamis (8/11/2018).

Jaya sendiri mengaku belum melihat langsung buaya tersebut. Untuk memastikannya, dirinya telah beberapa kali menyusuri lokasi buaya yang sering muncul menyantap ayam serta kulit kambing. Dan ia belum dapat menyimpulkan jenis hewan amphibi itu.

"Kata warga yang melihat, buaya yang muncul itu jenis muara. Tapi kami belum melihat secara langsung," sebut Jaya.

Jaya menjelaskan, kemunculan buaya di Sungai Siak disebabkan beberapa hal. Salah satu akibat naiknya debit air. Keadaan ini membuat buaya mencari daratan untuk berjemur.

"Karena daratan sudah tidak ada lagi, makanya terlihat muncul di tepian," ujar Jaya.

Sementara itu, Kabid II BBKSDA Riau Heru Sutmantoro menjelaskan, kemunculan buaya di Sungai Siak karena ketagihan dengan makanan dari hasil pembuangan kandang ternak di pinggiran Sungai Siak.

"Di sekitar sungai, ada peternakan ayam dan kambing. Kita menduga pihak peternakan selalu membuang darah dan isi perut hewan yang dipotong itu ke sungai," ujarnya.

Diketahui, buaya makannya tidak setiap hari, hanya 2 hari sampai 3 hari sekali. Biasanya akan kembali ketika mencium aroma darah di sekitar tempat dia berada.

Salah seorang warga setempat, Fatahullah khawatir kemunculan buaya ini bisa memakan korban. Apalagi di lokasi munculnya buaya, sebagai tempat anak-anak mandi sepulang sekolah. Diapun meminta masyarakat mengurangi aktivitas di daerah itu.

"Buaya muara itu ganas, bisa mengejar kalau melihat orang. Karena menampakkan diri ini, berarti sudah mencari mangsa," singkat Fatahullah.



Berita Terkait :