Informasi 20 Pekerja Tewas Ditembak
Jokowi Baru Terima Informasi 20 Pekerja Tewas Ditembak di Papua

Kamis, 06 Desember 2018 - 17:24:12 WIB


Wartariau.com – Presiden Joko Widodo mengatakan hingga saat ini baru menerima informasi ada 20 pekerja di Trans Papua, yang tewas ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata.

"Sampai hari ini saya baru mendapatkan informasi ada 20 pekerja yang meninggal akibat diserang oleh Kelompok Kriminal Bersenjata," kata Jokowi di acara Milad Satu Abad Mu'allimin dan Muallimat di Yogyakarta, Kamis, 6 Desember 2018.

Meski ada penyerangan kelompok bersenjata, namun dipastikan pembangunan jalan di Papua tetap akan terus berjalan karena dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Pulau Rote merupakan empat penjuru yang harus dibangun.

"Harus sambung menyambung, orang Aceh harus kenal orang Papua, orang Papua kenal orang Kalimantan, dan orang Kalimantan kenal orang Jawa, karena negara ini adalah negara yang sangat besar," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, mantan Gubernur DKI Jakarta juga menjelaskan alasan kenapa dalam pemerintahannya gencar membangun infrastruktur. Mulai dari bandara, pelabuhan, jalan tol hingga pembangkit listrik.

"Adanya pembangunan infrastruktur agar bangsa Indonesia tidak kalah dalam daya saing dengan bangsa lain," ujar Jokowi.

Infrastruktur, kata Jokowi, juga akan mempersatukan bangsa Indonesia yang terdiri dari 17 ribu pulau dan beragam budaya, adat istiadat, serta bahasa. Dengan adanya bandara, pelabuhan, maka satu pulau dengan pulau lain terhubung, satu provinsi dengan provinsi lain terhubung.

"Karena saling terhubung itu maka akan ada persatuan," ucapnya.

Dalam sambutannya pada Milad Satu Abad Mu'allimin dan Mu'allimat, Jokowi juga berjanji akan mempercepat pembangunan kampus baru Mu'allimin dan menteri BUMN akan mendorong pimpinan BUMN untuk segera membangun kampus Mu'allimin.

"Secepatnya kampus baru Mu'allimin akan dibangun," kata Jokowi disambut tepuk tangan ribuan pelajar Mu'allimin dan Mu'allimat. Presiden Joko Widodo mengatakan hingga saat ini baru menerima informasi ada 20 pekerja di Trans Papua, yang tewas ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata.

"Sampai hari ini saya baru mendapatkan informasi ada 20 pekerja yang meninggal akibat diserang oleh Kelompok Kriminal Bersenjata," kata Jokowi di acara Milad Satu Abad Mu'allimin dan Muallimat di Yogyakarta, Kamis, 6 Desember 2018.

Meski ada penyerangan kelompok bersenjata, namun dipastikan pembangunan jalan di Papua tetap akan terus berjalan karena dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Pulau Rote merupakan empat penjuru yang harus dibangun.

"Harus sambung menyambung, orang Aceh harus kenal orang Papua, orang Papua kenal orang Kalimantan, dan orang Kalimantan kenal orang Jawa, karena negara ini adalah negara yang sangat besar," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, mantan Gubernur DKI Jakarta juga menjelaskan alasan kenapa dalam pemerintahannya gencar membangun infrastruktur. Mulai dari bandara, pelabuhan, jalan tol hingga pembangkit listrik.

"Adanya pembangunan infrastruktur agar bangsa Indonesia tidak kalah dalam daya saing dengan bangsa lain," ujar Jokowi.

Infrastruktur, kata Jokowi, juga akan mempersatukan bangsa Indonesia yang terdiri dari 17 ribu pulau dan beragam budaya, adat istiadat, serta bahasa. Dengan adanya bandara, pelabuhan, maka satu pulau dengan pulau lain terhubung, satu provinsi dengan provinsi lain terhubung.

"Karena saling terhubung itu maka akan ada persatuan," ucapnya.

Dalam sambutannya pada Milad Satu Abad Mu'allimin dan Mu'allimat, Jokowi juga berjanji akan mempercepat pembangunan kampus baru Mu'allimin dan menteri BUMN akan mendorong pimpinan BUMN untuk segera membangun kampus Mu'allimin.

"Secepatnya kampus baru Mu'allimin akan dibangun," kata Jokowi disambut tepuk tangan ribuan pelajar Mu'allimin dan Mu'allimat.


Viva



Berita Terkait :