Calon wakil presiden Sandiaga
Calon wakil presiden Sandiaga Salahudin Uno di Depok, Jawa Barat,

Senin, 07 Januari 2019 - 23:54:03 WIB


Wartariau.com – Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno menyayangkan keputusan Komisi Pemilihan Umum atau KPU yang batal memfasilitasi paparan visi dan misi dalam debat kandidat.

Menurutnya, itu perlu agar publik mengetahui secara jujur tujuan seorang pemimpin.

“Sungguh kami sayangkan, karena sudah menjadi keputusan KPU. Sekarang ini, kita lebih fokus bagaimana menyampaikan visi-misi langsung masyarakat,” katanya, saat ditemui di Depok, Jawa Barat, pada Senin 7 Januari 2019.

Dia mengklaim, banyak keluhan masyarakat yang belum mengetahui visi dan misi dari masing-masing pasangan calon. Karena itulah, tim pemenangan Prabowo-Sandiaga membereskan materi visi dan misi sebelum disampaikan pada debat kandidat sesi pertama.

Pada debat pertama nanti, Sandi mengaku mempersiapkan pendalaman visi dan misi, serta memperkaya pemikiran dan gagasan untuk menciptakan lapangan kerja. “Sebagaimana hukum tidak hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas, karena kalau hukum menimbulkan ketidakpastiaan, ekonomi tidak akan terbangun,” ujarnya.

Salah satu yang akan ditanyakan dalam debat nanti adalah soal ketimpangan ekonomi dan dugaan mafia sembako. “Setiap ada kenaikan dolar, dan harga bahan pokok juga meningkat secara tajam. Kita bisa lihat juga di Kalimantan. Harga-harga bahan pokok membengkak tinggi sekali. Ini akan menjadi pendalaman kita pada sesi debat.” ()
Viva


Berita Terkait :