Ibu Buang Bayi ke Kloset
Ibu yang Berstatus Pelajar Ini Buang Bayi ke Kloset hingga Tewas

Jumat, 11 Januari 2019 - 11:22:30 WIB


Wartariau.com TULUNGAGUNG - Seorang ibu yang masih berstatus pelajar membuang bayi yang baru dilahirkannya hingga tewas setelah dimasukkan ke dalam kloset. Polisi melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti ulah orang tua bayi yang tersebut.

Kasubbag Humas Polres Tulungagung, AKP Sumaji, mengatakan peristiwa tersebut terjadi di toilet Puskesmas Kauman Jalan Soekarno-Hatta nomor 2 Tulungagung, Kamis (10/1/2019) malam. Petugas puskesmas sempat memberikan pertolongan namun tidak berhasil, karena bayi terjepit lubang kloset.

"Peristiwa berawal saat ibunya yang masih berusia 16 tahun diantar orang tuanya ke puskesmas karena mengeluh sakit perut hingga nyeri pinggang. Saat itu petugas Puskesmas meminta ibu bayi untuk istirahat untuk menunggu observasi," kata Sumaji, Jumat (11/1/2019), seperti dilansir dari detik,co .

Namun saat proses menunggu, tanpa sepengetahuan petugas piket, E menuju ke kamar mandi puskesmas. Saat berada di kamar mandi itulah E melahirkan. Petugas puskesmas baru mengetahui setelah ibu E melaporkan kejadian itu dan meminta tolong ke tenaga medis.

"Saat ibu dari E memberitahu petugas Puskesmas Kauman, anaknya sudah melahirkan di kamar mandi, sedangkan posisi bayi separuh badannya masuk ke dalam kloset," ujarnya.

Sejumlah petugas piket akhirnya berusaha membantu menyelamatkan bayi dengan memegang bagian tubuhnya agar tidak masuk seluruhnya ke dalam kloset. Saat akan dilakukan evakuasi tubuh bayi tidak bisa diangkat lantaran tersangkut lubang kloset.

Sumaji menambahkan, untuk mengevakuasi korban, petugas harus membongkar kloset, namun naas nyawa korban yang baru dilahirkan tersebut tidak bisa tertolong. Polisi menduga telah terjadi tindak pidana kekerasan pada anak sehingga menyebabkan korban meninggal dunia.

"Korban saat ini kami bawa ke RSUD rencananya nanti akan dilakukan autopsi. Dugaan sementara memang ada unsur kekerasan, namun kita harus menunggu proses penyelidikan dan penyidikan," imbuhnya. (*)



Berita Terkait :