Walikota Pekanbaru Bakal Beri Sanksi Guru
Walikota Pekanbaru Bakal Beri Sanksi Guru Sertifikasi Demo saat USBN

Kamis, 11 April 2019 - 21:34:32 WIB


Wartariau.com PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan akan menjatuhkan sanksi kepada guru sertifikasi yang melakukan aksi demo pada Senin, 8 April 2019 lalu. Aksi itu dilakukan, saat siswa sedang menjalankan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT mengatakan, sanksi itu diberikan setelah hasil investigasi inspektorat ke sekolah-sekolah dan mendata guru yang ikut berdemo. Kata Firdaus, ia sudah memberi dispensasi dengan memaafkan guru yang berdemo selama 6 hari beberapa waktu lalu dan tidak menjatuhkan sanksi.

"Namun untuk demo yang terakhir aturan harus ditegakkan," kata Firdaus, Kamis (11/4/2019).

Lanjutnya, sebagai kepala daerah, ia sudah meminta kepada guru, agar mendampingi anak yang akan melaksanakan ujian. Hal itu disampaikan melalui Instruksi Walikota Pekanbaru Nomor 8 Tahun 2019.

"Para guru yang berdemo akan dijatuhkan sanksi sesuai dengan UU Kepegawaian," kata dia.

Ditanya berapa jumlah guru yang mendapat sanksi, Firdaus belum bisa memastikan. Sebab, kata dia, ia belum menerima laporan tertulis dari Inspektorat berapa banyak guru yang ikut berdemo.

Disinggung persoalan tuntutan guru yang ingin merevisi Peraturan Walikota Pekanbaru Nomor 7 tahun 2019, tentang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), Firdaus belum bisa menjelaskan. Ia masih menunggu surat resmi dari Kementerian.

"Pemberian tunjangan tambahan penghasilan bagi para guru, masih menunggu surat tertulis dari kementerian terkait. Sementara ini kami berharap para guru bisa bersabar menuggu," jelasnya.


Berita Terkait :