Manfaatkan Liburan Sekolah
100 Anak Ikuti Program Karantina Tahfidz Quran Tajaan Graha Baitul Maqdis Bengkalis

Minggu, 23 Juni 2019 - 23:19:26 WIB


Kepala Bidang Sekretariat LPTQ Bengkalis, Ismail, ketika memberikan pengarahan dan membuka secara resmi kegiatan karantina Tahfidz.Kepala Bidang Sekretariat LPTQ Bengkalis, Ismail, ketika memberikan pengarahan dan membuka secara resmi kegiatan karantina Tahfidz.

Wartariau.com BENGKALIS – Memanfaatkan liburan panjang sekolah, 100 anak-anak mengikuti program Karantina Tahfidz Quran yang ditaja Graha Baitul Maqdis. Selama mengikuti karantina Tahfidz Quran, para peserta akan digembleng oleh para guru yang berkompeten di bidangnya. Setiap kelompok terdiri 6 anak dan akan ditangani oleh seorang pengasuh.

Pembukaan Karantina Tahfidz Quran menghadirkan Mitalina Humairah juara II Hafiz Alquran 2019 dan juara II tartil Quran Internasional di Abu Dhabi, sebagai Hafidzah jemputan. Kegiatan ini dibuka secara resmi Ketua LPTQ Kabupaten Bengkalis, diwakili Kepala Bidang Sekretariat dan Tata Usaha, Ismail, Minggu (23/6/2019).

Dalam sambutannya, Ismail memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak Graha Baitul Maqdis yang   menyelenggarakan Karantina Tahfidz Alquran. Karena pembinaan Alquran merupakan tanggungjawab bersama, tidak hanya di pundak LPTQ.

Pihak LPTQ sangat mendukung upaya untuk mengenalkan generasi muda yang dekat dengan Alquran. Terlebih pada waktu liburkan dimanfaatkan dengan kegiatan positif untuk mewujudkan generasi Qurani di Kabupaten Bengkalis. Kedepan, pihak LPTQ akan terus dengan berkoordinasi pihak-pihak penggagas pembinaan, seperti halnya pembinaa hafidz Alquran yang digagas oleh Ustadz Suyendri.

Ditambahkan Ismail, keikhlasan orang tua menghantarkan anak-anaknya dekat dan mencintai Alquran sejak usia dini, insyaAllah akan bernilai pahala, yang akan menghantarkan ke surga.

Sementara itu, menurut Ketua Yayasan Graha Baitul Maqdis, Suhendri, kegiatan karantina Hafidz Alquran dimulai sejak Ramadan lalu. Sedangkan kegiatan pada liburan panjang sekolah ini masuk gelombang ketiga.

Pada gelombang pertama jumlah yang berminat sebanyak 66 orang, gelombang kedua sebanyak 80 orang dan gelombang ketiga antusiasnya yang berminat membludak, yakni sebanyak 100 anak.


Berita Terkait :