Tunggakan Pajak PT Angkasa Pura II
Dewan Sayangkan Tunggakan Pajak PT Angkasa Pura II Pekanbaru

Selasa, 13 Agustus 2019 - 21:36:45 WIB


Wartariau.com PEKANBARU - Pihak legislatif di DPRD Kota Pekanbaru turut menyoroti tunggakan pajak oleh PT Angkasa Pura II Pekanbaru. Dimana berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru, PT Angkasa Pura II Pekanbaru diduga menunggak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) senilai Rp23,3 miliar.

Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan adanya tunggakan pajak yang bernilai puluhan miliaran rupiah. Dirinya berharap, pembayaran pajak bisa dilakukan secara online sehingga laporan pajak bisa transparan dan diketahui publik.

"Kenapa bisa, PT Angkasa Pura II Pekanbaru menunggak pajak hingga Rp 23,3 miliar. Ini kalau masuk ke daerah, kan lumayan. Apalagi jumlah DBH kita setiap tahun terus berkurang, nah kalau ini dibayarkan PT Angkasa Pura II Pekanbaru kan bisa menambah pemasukan kita," ungkap Tengku Azwendi Fajri, Selasa (13/8/2019).

Meski selalu mengeluhkan tentang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tidak capai target, namun ternyata banyak faktor yang menjadi penyebab salah satunya adalah faktor kebocoran. Bahkan selain kebocoran, tunggakan pajak ternyata juga mempengaruhi pencapaian PAD.

"Guna memberikan efek jera kepada wajib pajak (WP) yang tidak taat membayar pajak maka dibutuhkan sejumlah terobosan. Kita jugabakan siapkan anggaran lebih bagi Bapenda, agar nanti sistem pengelolaan pajak bisa dilakukan secara online pada tahun 2020 mendatang. Jika ada yang tidak membayar pajak, bisa diumumkan ke media sehingga memberikan efek jera bagi para WP yang tidak taat," tambah Wendi.

Untuk pembayaran PPB sendiri, akan jatuh tempo pada tanggal 31 Agustus 2019 mendatang. Bagi para wajib pajak perseorang, instansi dan perusahaan diminta untuk melakukan pembayaran sebelum tanggal jatu tempo.



Berita Terkait :