PT Jatim Jaya Perkasa Teluk Bano II Harus Bertamgung Jawab
PT Jatim Jaya Perkasa Teluk Bano II Harus Bertamgung Jawab Kebakaran Hutan Dekat Wilayah Mreka

Rabu, 28 Agustus 2019 - 09:56:55 WIB


Wartariau.com PEKANBARU - Rapat penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di
Provinsi Riau digelar lagi, Senin (29/7/2019). Dalam rapat ini, Satgas
udara mengungkap berhasil menelusuri adanya dugaan kelalaian lima
perusahaan yang sebabkan wilayah sekitar areal konsesinya ditemukan
titik-titik api.

Kepala Dinas Operasi Pangkalan Udara Roesmin
Nurjadin Kolonel Pnb Jajang Setiawan di Pekanbaru, mengatakan
titik-titik api tersebut ditemukan setelah pihaknya melakukan patroli
dan pemetaan areal Karhutla.

Dari hasil yang didapatkan, Satgas
Karhutla menemukan titik api di areal sekitar konsesi perusahaan berada
di radius kurang dari lima kilometer.

"Pada dasarnya, kebakaran
sekitar perusahaan yang di bawah lima kilometer itu sudah harus di bawah
tanggungjawab perusahaan," kata Jajang di Posko Satgas Karhutla Lanud
Roesmin Nurjadin Pekanbaru.

Jajang menyebut, lima perusahaan
tersebut diantaranya PT Priatama Rupat, PT Jatim Jaya Perkasa Teluk Bano
II, PT Wahana Sawit Subur Indah Siak, PT Seraya Sumber Lestari Siak,
dan PT Langgam Inti Hibrindo, Pelalawan.

"Mereka (perusahaan,red)
telah didata dan dilaporkan ke Gubernur Riau. Lalu diteruskan ke Satgas
Gakkum Karhutla, Polda Riau," sambung Jajang.

Lebih lanjut,
Jajang menyebut Komandan Satgas Karhutla Riau, Gubernur Syamsuar akan
memberikan teguran terhadap lima perusahaan. Selain itu, kata Jajang
pihak Polda Riau untum dapat menyelidiki dugaan kelalaian yang
menyebabkan terbakarnya lahan di areal perusahaan.


Berita Terkait :