Wartariau.com PEKANBARU - K">
 

Kejari Pekanbaru Lakukan Cara-cara Ini
Lakukan, Cara-cara

Selasa, 17 Desember 2019 - 19:16:47 WIB


Wartariau.com PEKANBARU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru segera luncurkan sebuah film pendek generasi anak bangsa anti narkoba. Upaya ini sebagai antisipasi melihat kondisi terkini dimana pelaku marak melibatkan anak di bawah umur dalam peredaran.

Menurut Kajari Pekanbaru Andi Suharlis, kondisi peredaran narkoba yang libatkan anak-anak di Pekanbaru indikasi status sangat berbahaya.

"Ironisnya, alasan mereka (pelaku anak di bawah umur,red) hanya karena ekonomi. Dari menjual atau mengedarkan narkoba dia dapat uang," ujar Andi kepada halloriau.com, Selasa (17/12/2019) siang.

Lebih lanjut, masih menurut Andi, meski bukan sepenuhnya kewenangan untuk antisipasi upaya pencegahan dini terhadap narkoba, tapi katanya dengan cara ini lebih efektif dibandingkan dengan penindakan hukum. 

"Kalau ditangkap mungkin sudah terlalu sering dan cara itu sudah konvensional. Namanya juga penindakan. Pencegahan harus dikedepankan," tegas andi.

Dalam pencegahannya, Andi menyebut telah mengadakan kegiatan ke sekolah-sekolah dengan bentuk program khusus yakni Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dan penyuluhan hukum. 

"Ke depan, telah mengupayakan antisipasi agar tidak terjadinya lagi aksi yang menimpa generasi anak bangsa. Kami akan mencoba program ini ke seluruh sekolah dan melibatkan juga masyarakat," terang Andi.

Sebagai contoh, dalam inovasi terbarunya menciptakan sebuah film pendek tentang anti narkoba. Dirinya juga akan melibatkan masyarakat, tidak hanya anak sekolah saja. Karena, kata Andi ada suatu emosional terukur. Makanya tujuannya ingin melibatkan mereka.

"Dalam film pendek itu, juga melibatkan masyarakat Pekanbaru dan anak sekolah. Agar mereka tahu dan sekaligus dilibatkan sebagai agen anti narkoba. Dari situ, mereka akan menularkan ke publik dan keluarganya agar simpati dan sendiri akan rekrut agen anti narkoba yang baru," pungkas Andi.


Berita Terkait :