Wartariau.com  Indonesia">

Investor di Balik Vaksin Moderna?
Siapa Investor Kakap di Balik Vaksin Moderna?

Jumat, 22 Mei 2020 - 17:57:13 WIB


Wartariau.com Indonesia -Nama Moderna Inc mendadak jadi perbincangan pelaku pasar di seluruh dunia. Harga sahamnya di Bursa Nasdaq, Amerika Serikat (AS) tiba-tiba melonjak setelah uji coba awal vaksin miliknya menunjukkan hasil menggembirakan dan berhasil menciptakan antibodi Covid-19. Vaksin itu dinamakan mRNA-1273.


Moderna mengumumkan bahwa eksperimen vaksin virus corona mereka menunjukkan hasil positif. Para relawan yang disuntik vaksin ini berhasil membangun antibodi yang melindungi dari serangan virus yang bermula dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat China tersebut.


Mulai Maret lalu, Moderna memilih delapan orang dalam eksperimen pengembangan vaksi virus corona. Secara garis besar, vaksin dinilai aman dan para partisipan berhasil membangun antibodi kekebalan terhadap virus corona.


"Ini adalah temuan yang signifikan, meski hanya fase pertama dan baru melibatkan delapan orang. Percobaan ini mempertimbangkan aspek keamanan, bukan hasil," kata Dr Amesh Adaija, ahli penyakit menular di John Hopkins University, seperti dikutip dari Reuters.


 Sandiaga Uno: Jangan Sampai Gojek & Tokopedia Cs IPO di Luar!


Situs resmi perusahaan pun mengungkapkan tahapan bagaimana perusahaan biotek ini berhasil dalam uji coba mRNA-1273.


11 Januari 2020

Pihak berwenang China berbagi sekuen genetik dari coronavirus novel.


13 Januari 2020

Tim Nasional Institut Kesehatan AS (US National Institutes of Health/NIH) dan tim peneliti penyakit menular Moderna menyelesaikan urutan untuk mRNA-1273, vaksin perusahaan untuk menangani coronavirus.


7 Februari 2020

Batch (tahapan) klinis pertama, termasuk pengisian dan penyelesaian botol selesai. Total ada 25 hari dari pemilihan urutan untuk pembuatan vaksin. Batch kemudian dilanjutkan ke pengujian analitik untuk dirilis.


24 Februari 2020

Batch klinis dikirim dari Moderna ke NIH untuk digunakan dalam studi klinis Fase 1 mereka.


4 Maret 2020

Badan Administrasi Obat dan Makanan AS (The Food and Drug Administration/FDA) menyelesaikan ulasannya tentang aplikasi Investigational New Drug (IND) yang diajukan oleh NIH untuk mRNA-1273 dan memungkinkan penelitian untuk melanjutkan untuk memulai uji klinis.


16 Maret 2020

NIH mengumumkan peserta pertama dalam studi Fase 1 untuk mRNA-1273, total ada 63 hari dari pemilihan urutan untuk dosis manusia pertama.


23 Maret 2020

Moderna mengajukan Laporan Terkini tentang Formulir 8-K yang mencakup, antara lain, informasi mengenai potensi waktu ketersediaan vaksin terhadap Covid-19.


27 Maret 2020

NIH mengumumkan bahwa Emory University di Atlanta akan mulai mendaftarkan sukarelawan dewasa dan sehat berusia 18 hingga 55 tahun dalam studi FIR yang dipimpin NIH pada fase 1 dari mRNA-1273.


16 April 2020

Moderna mengumumkan tambahan pendanaan dari lembaga pemerintah AS, BARDA, hingga US$ 483 juta untuk mempercepat pengembangan mRNA-1273. Suntikan dana ini akan mendanai pengembangan mRNA-1273 ke lisensi FDA dan peningkatan proses manufaktur untuk memungkinkan produksi skala besar pada tahun 2020 untuk respons pandemi. Moderna berencana untuk merekrut 150 anggota tim baru.


27 April

Moderna mengumumkan bahwa mereka menyerahkan IND ke FDA AS untuk studi fase 2 mRNA-1273.


Pada 1 Mei

Moderna dan Lonza mengumumkan kolaborasi strategis di seluruh dunia untuk memproduksi mRNA-1273 dengan tujuan untuk memungkinkan pembuatan hingga 1 miliar dosis per tahun.


6 Mei

Moderna mengajukan Laporan Terkini pada Formulir 8-K, yang mencakup wawancara yang diterbitkan oleh National Geographic dengan Anthony S. Fauci, Direktur NIAID (National Institute of Allergy and Infectious Diseases). Laporan ini menggambarkan penilaian terhadap hasil pengujian praklinis tertentu terkait dengan studi klinis fase 1 dari mRNA-1273.


7 Mei

Moderna mengumumkan bahwa FDA menyelesaikan ulasannya tentang aplikasi IND untuk mRNA-1273 yang memungkinkannya untuk melanjutkan ke studi Tahap 2, yang diharapkan akan segera dimulai. Moderna sedang menyelesaikan protokol untuk studi Tahap 3 mRNA-1273, diharapkan akan dimulai pada awal musim panas 2020.


Lantas siapa saja investor di balik Moderna?



Berita Terkait :