Wartariau.com  PEKANBARU

Gubri vidcon dengan gugus tugas Covid-19.
Gubri saat melakukan vidcon dengan gugus tugas Covid-19 pusat.

Jumat, 22 Mei 2020 - 18:17:37 WIB


Wartariau.com PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengatakan ada dua daerah di Riau yang dikategorikan tidak ada terjadi penularan positif Covid-19, yakni Rokan Hilir (Rohil) dan Kuantan Singingi (Kuansing). Belakangan, bertambah lagi 1 daerah, yakni Rokan Hulu.


"Tadi sudah direkomendasikan oleh Menteri Perekonomian, dan saya juga sudah minta izin dengan ketua gugus tugas pusat, agar kiranya ditambahkan lagi satu daerah di Riau yang tidak ada angka kasus positif covid-19, yakninya Kabupaten Rokan Hulu," kata Syamsuar saat Video Conference bersama Ketua gugus Tugas Nasional, di Gedung Daerah Balai Serindit, Kamis (21/5/2020).


Di Rokan Hulu, memang sempat ada satu orang yang positif covid-19, tetapi setelah sembuh yang sudah lebih hampir dua bulan, Kabupaten Rokan Hulu masih bisa mempertahankan hal tersebut, sehingga tidak ada terjadi penambahan kasus positif lagi sekarang.


"Jadi karena itu, kami memasukan lagi satu kabupaten yang sampai saat ini bisa mengatasi pengembangan dan penularan Covid-19. Sehingga di Riau ada tiga daerah aman dari penularan covid-19," ujarnya.


Di samping itu, sambungnya lagi, Kuantan Singingi juga sebelumnya terdapat kasus positif yang kemudian sembuh dan mampu mempertahankan sehingga tidak terjadi perkembangan penularan, dan Rokan Hilir bahkan sama sekali tidak ada penyebaran kasus Positif Covid-19.


"Hingga saat ini Rokan Hilir tidak ada yang Positif Covid-19, hal ini terjadi karena petugas tentunya melaksanakan pengawalan dan pengawasan dengan bagus, baik itu pengawasan terhadap ODP maupun PDP serta melakukan pengawalan ketat di daerahnya," jelasnya.


Disebutkannya, dengan membuat cek poin di perbatasan, itu sangat berguna untuk menjaga wilayah, supaya tidak ada orang yang keluar masuk. Dengan cara itupun sangat efektif, sehingga kepala daerah berhasil untuk menekan penularan Covid-19.


"Dan mudah-mudah kami bisa mempertahankan hal ini. Yang jelas kami siap untuk menjalankan amanah kebijakan dari Gugus Tugas Pusat," imbuhnya.


Ditambahkannya, di daerah terinfeksi ada juga kecamatan-kecamatan dan desa-desa yang aman, dan hal tersebut tentunya dapat menjadi perhatian kepala daerah untuk berlomba-lomba mempertahankan protokol kesehatan sekaligus menjaga daerahnya dari perkembangan penularan Covid-19.



Berita Terkait :